Pentingnya Pendidikan Agama Pada Usia Dini
Pendidikan agama usia dini sangat penting untuk menyeimbangkan
Perkembangan
Pengetahuan dan Keterampilan Anak, yang tidak akan lepas dari perkembangan
Budaya
dan Teknologi.
Pendidikan agama akan menjadi
Penyeimbang yang membantu anak-anak kita kelak dalam
Menyaring perkembangan budaya dan teknologi sehingga sehingga hal-hal baik positif
maupun negatif tidak diterima dengan begitu saja.
Program Pendidikan WUSTHA
Juknis Kemenag
Program Pendidikan WUSTHA adalah salah satu jenjang Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah
yang akan diberikan Ijazah setara dengan Pendidikan Formal SLTP. (Lihat Juknis Kemenag - Juknis Pendidikan
Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah). Kurikulum pada Pondok Pesantren Salafiyah lebih di titik beratkan
pada Pendidikan Agama, namun tetap mempelajari mata pelajaran Umum Wajib. Pendidikan Agama pada Pondok
Pesantren Salafiyah ini disebut sebagai Pendidikan Diniyah. (Lihat Juknis Kemenag - Pendidikan Kesetaraan
Pondok Pesantren Salafiyah).
Program Pendidikan DINIYAH
Sebagaimana disebutkan di atas bahwa pada pendidikan WUSTHA terdapat pembelajaran agama dan umum, dan akan
mendapatkan Ijazah Formal. Maka pada Pondok Pesanren Salafiyah juga memberikan kesempatan kepada masyarakat
umum terutama para generasi muda untuk mengikuti pembelajaran agama saja, tanpa mempelajari pelajaran umum.
Hal ini ditujukan bagi masyarakat yang telah memiliki Ijazah Pendidikan Formal dan yang masih ingin
memperdalam pendidikan agamanya (Non Formal). Inilah yang dinamakan Pendidikan Diniyah.
Karenanya Pendidikan Diniyah ini tidak memiliki Ijazah Formal dari Pemerintah. Peserta Pendidikan
Diniyah tidak didaftarkan pada Pendataan EMIS Kemenag.
Pelaksanaan Program Pendidikan
Karena Pendidikan Diniyah ini pada dasarnya adalah bagian dari Pendidikan Wustha maka Pelaksanaan
Program Pendidikan Wustha dan Diniyah ini dilaksanakan secara terpadu. Para santri Wustha dan Diniyah
digabungkan dalam kelas-kelas pelajaran Diniyah dan dipisahkan pada pelajaran Umum. Pendidikan Diniyah
sebagaimana Wustha juga memiliki proses belajar dan proses evaluasi (ujian), Pendidikan Diniyah
juga memiliki Laporan Hasil Evaluasi (Rapor).